Pemkot Serang Rencanakan Bangun Serang Convention Center

Pemkot Serang Rencanakan Bangun Serang Convention Center
RAPAT PEMBAHASAN: Walikota Serang Budi Rustandi (tengah) memimpin rapat koordinasi pematangan lahan dan landscape Serang Convention Center (SCC) di Aula Setda lantai 3 Puspemkot Serang, Rabu (10 Juni 2026).

BANTENRAYA.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mulai mengkaji rencana pembangunan Serang Convention Center (SCC).

Rencananya Serang Convention Center akan dibangun di depan kawasan Banten International Stadium (BIS), Kecamatan Curug, Kota Serang.

Pembahasan rencana pembangunan Serang Convention Center ini terungkap dalam rapat koordinasi pematangan lahan dan landscape SCC di Aula Setda lantai 3, Puspemkot Serang, Rabu (10 Juni 2026) siang sekitar pukul 13.30.

Rapat pembahasan SCC dihadiri langsung oleh Walikota Serang Budi Rustandi dan sejumlah pejabat dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

BACA JUGA : Didukung bank bjb, Suroboyo 10K Jadi Magnet Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Lokal

Pembangunan Serang Convention Center merupakan salah satu program prioritas di era kepemimpinan Walikota Serang Budi Rustandi dan Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia.

Proyek pembangunan Serang Convention Center ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan berskala regional hingga nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Kota Serang.

Lokasi proyek strategis ini dipilih di depan kawasan BIS untuk menghidupkan kawasan tersebut menjadi simpul aktivitas publik sekaligus mengimbangi pusat kota yang tengah bersiap direvitalisasi.

WaliKota Serang Budi Rustandi mengatakan, pembahasan SCC kini sudah masuk tahap ekspos perencanaan. Pembangunan dilakukan bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah agar tidak membebani APBD.

BACA JUGA : Anthon Gunawan, Touring Nambah Wawasan

“Kota Serang sebagai ibu kota provinsi harus siap dari sisi sarana, prasarana, dan fasilitas pendukung kegiatan masyarakat. SCC adalah jawabannya,” ujar Budi, kepada Banten Raya.

Ia menjelaskan, tahap awal sudah berjalan tahun ini melalui pekerjaan pemagaran dan pematangan lahan. Tahun depan, Pemkot Serang menargetkan pembangunan jalan akses, saluran drainase, dan plaza kegiatan luar ruang.

Plaza ini jadi prioritas karena akan menjadi lokasi alternatif saat Alun-alun Kota Serang direvitalisasi. Berbagai agenda mulai dari pameran, acara kenegaraan, konser, hingga pernikahan direncanakan bisa dipusatkan di SCC.

“Event-event nantinya bisa dipindahkan ke sana. SCC dipersiapkan untuk kegiatan yang memberi manfaat langsung bagi daerah,” kata Budi.

BACA JUGA : Harumkan Cilegon di Ajang Informatika Dunia

Budi memaparkan, pembangunan SCC merupakan bagian dari janji kampanye yang kini mulai direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

“Ini adalah bagian dari janji kampanye saya dengan Pak Agis. Program ini akan berjalan secara bertahap dan disesuaikan dengan kemampuan APBD Kota Serang,” paparnya.

Ia menuturkan, proses pembangunan sebenarnya telah dimulai pada tahun ini melalui kegiatan pemagaran dan pematangan lahan. “Tahun ini sudah dimulai untuk pemagaran dan pematangan lahan,” ucap dia.

Tahun 2027, kata Budi, Pemkot Serang akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar berupa jalan kawasan, saluran drainase, plaza, dan area pendukung kegiatan luar ruangan (outdoor).

BACA JUGA : Tersengat Listrik, Pekerja Proyek KMP Meninggal Dunia

Kata dia, pembangunan fasilitas outdoor menjadi penting karena nantinya berbagai kegiatan yang selama ini digelar di Alun-Alun Kota Serang dapat dipindahkan ke kawasan SCC, terlebih saat proses revitalisasi alun-alun berlangsung.

“Tahun depan mulai pembangunan jalan, saluran dan plaza untuk kegiatan event outdoor. Ketika alun-alun tidak bisa digunakan, kegiatan-kegiatan dapat dipindahkan ke SCC,” jelasnya.

Budi menyebutkan, luas lahan yang akan dibangun SCC sekitar 4,3 hektare yang berada di kawasan depan Banten International Stadium (BIS).

“Pemilihan lokasi tersebut dinilai sangat strategis karena berada di kawasan pengembangan baru yang nantinya juga akan mendapatkan dukungan pembangunan infrastruktur jalan,” sebut Budi.

BACA JUGA : 635 Kendaraan Dinas Pemkot Cilegon Nunggak Pajak

Menurut dia, kawasan tersebut berpotensi berkembang pesat seiring rencana penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2032 yang akan mendorong pembangunan berbagai fasilitas penunjang.

“Lokasinya di depan Banten International Stadium dan kebetulan ada program pelebaran jalan untuk menyambut PON 2032. Kita juga memiliki aset di sana sehingga menjadi keuntungan bagi Kota Serang,” katanya.

Selain mendukung kegiatan olahraga dan event besar, keberadaan SCC juga diharapkan mampu menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah timur Kota Serang.

Terkait pembiayaan, Budi Rustandi menegaskan pembangunan SCC dilakukan secara bertahap tanpa mengandalkan pinjaman daerah.

BACA JUGA : Skor Pelayanan Publik Pemprov Anjlok, Ombudsman Soroti RS dan Samsat

Untuk tahap awal, Pemkot Serang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar yang digunakan untuk pekerjaan pemagaran dan pematangan lahan.

Sementara pada tahun depan direncanakan tambahan anggaran sekitar Rp35 miliar sehingga total tahap pertama mencapai kurang lebih Rp44 miliar.

“Untuk tahap pertama kurang lebih Rp44 miliar, tetapi yang sudah berjalan sekitar Rp9 miliar. Sisanya akan dilanjutkan pada tahun depan,” jelasnya.

Adapun pembangunan tahap berikutnya diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp70 miliar yang akan disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.

BACA JUGA : Skor Pelayanan Publik Pemprov Anjlok, Ombudsman Soroti RS dan Samsat

Budi menegaskan pemerintah tidak ingin membebani keuangan daerah dengan pinjaman perbankan hanya untuk mempercepat pembangunan.

“Kita tidak mau berutang kepada bank. Semuanya dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan daerah tanpa mengurangi pembangunan infrastruktur jalan di seluruh kecamatan,” tegasnya.

Selain menjadi pusat konvensi, SCC dirancang sebagai gedung multifungsi yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan masyarakat.

Menurut Budi, fasilitas tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk pameran, kegiatan organisasi, seminar, konser musik, hingga acara pernikahan.

BACA JUGA : Setiap Pelaksanaan SPMB, Kepala Sekolah Paling Pusing

“Gedung ini untuk pameran, acara pernikahan, kegiatan organisasi, konser dan berbagai kegiatan lainnya yang membutuhkan fasilitas representatif,” ujarnya.

Keberadaan gedung tersebut diharapkan mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap fasilitas serupa di luar daerah sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Serang Iwan Sunardi mengatakan, perencanaan SCC masih dalam tahap finalisasi laporan akhir dan penyesuaian kebutuhan.

Masukan dari berbagai pihak terus dihimpun agar pembangunan sesuai skala prioritas dan kemampuan fiskal.

BACA JUGA : Harumkan Cilegon di Ajang Informatika Dunia

Menurutnya, angka pembangunan yang selama ini muncul masih bersifat estimasi dan akan disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.

“Hari ini masih finalisasi masukan. Setelah semua masukan terkumpul, baru kita sesuaikan kebutuhan pembangunan dan kebutuhan anggarannya,” ujar Iwan, kepada Banten Raya.

Ia menjelaskan, sebelumnya terdapat estimasi kebutuhan anggaran SCC secara keseluruhan mencapai sekitar Rp230 miliar.

Namun setelah mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah, pembangunan gedung utama atau convention hall diarahkan maksimal sekitar Rp70 miliar.

BACA JUGA : 635 Kendaraan Dinas Pemkot Cilegon Nunggak Pajak

“Awalnya ada perencanaan sekitar Rp230 miliar. Setelah melihat kemampuan fiskal daerah, pembangunan convention hall disesuaikan maksimal sekitar Rp70 miliar,” jelasnya.

Menurut Iwan, angka tersebut khusus untuk pembangunan gedung utama berikut basement dan belum termasuk kawasan pendukung lainnya.

Iwan menambahkan bahwa pembangunan SCC akan dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas kebutuhan.

Tahap pertama difokuskan pada penyediaan fasilitas yang dapat segera dimanfaatkan masyarakat, khususnya plaza dan area terbuka yang mendukung kegiatan pemerintahan maupun event publik.

BACA JUGA : Didukung bank bjb, Suroboyo 10K Jadi Magnet Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi Lokal

“Tahun depan fokus pembangunan plaza karena revitalisasi Alun-Alun Kota Serang sedang berjalan. Nantinya berbagai acara kenegaraan maupun kegiatan masyarakat dapat dialihkan ke SCC,” ujarnya.

Ia menerangkan, konsep SCC mencakup gedung utama, plaza luar ruang, akses jalan, area pendukung acara, dan infrastruktur penunjang lainnya.

Targetnya, fasilitas pendukung sudah bisa dimanfaatkan pada 2027 sehingga kegiatan masyarakat dan pemerintahan bisa dialihkan ke lokasi tersebut.

“Perencanaan ini masih dalam proses finalisasi. Kami sedang memetakan kebutuhan pembangunan dan menyesuaikannya dengan anggaran yang tersedia,” terang dia.

BACA JUGA : Lolos Seleksi Paskibraka, Siswa MAN 1 Kabupaten Serang Diberi Beasiswa

Iwan mengatakan, pihaknya berharap SCC menjadi infrastruktur strategis yang menguatkan ekosistem ekonomi kreatif, meningkatkan aktivitas masyarakat, dan mempertegas posisi Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten.

“Dengan SCC, Kota Serang tak hanya butuh ruang untuk berkegiatan. Kota ini sedang menyiapkan panggung baru agar ekonomi kreatif tumbuh dan masyarakat punya tempat untuk berkumpul, berkarya, dan berkembang,” tandasnya. (harir)

Pos terkait